Berita Terkini

69

GUNA MENGASAH KEMAMPUAN PARA PEGAWAI DALAM MENULIS BERITA, KPU KABUPATEN PURWOREJO UNDANG KETUA PWI AJARKAN TEKNIS MENULIS BERITA

Purworejo - Untuk mengasah kemampuan para pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Purworejo dalam penulisan berita, KPU Kabupaten Purworejo mengundang Ketua PWI Kabupaten Purworejo, Aris Himawan, S.H. sebagai narasumber pada kegiatan Sinau Bareng kali ini. Kegiatan yang digagas Divisi Sosdikilih, Parmas dan SDM yang bertajuk Sinau Bareng atau lebih sering disingkat "NauBar" diselenggarakan pada Senin (1/12) di aula kantor. Abdul Azis, S.Pd selaku Ketua Divisi Sosdkilih, Parmas , dan SDM mendorong agar semua pegawai bisa mengikuti dengan baik dan bertanya perihal teknis penulisan berita. “Silakan bertanya dan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya, mumpung yang menjadi narasumber adalah Ketua PWI langsung”, ujar Abdul Azis saat memberikan sambutan acara NauBar. Kegiatan dimoderatori oleh Miftahul Haris, Kasubag Parmas dan SDM KPU Purworejo. Selanjutnya selaku narasumber,  Aris Himawan  menyampaikan point-point tentang penulisan berita.  “ Penulisan yang pas untuk berita berita instansi adalah straight news dan sifatnya informatif, maka cukup memperhatikan 5W+1H saja ” ujarnya. Sementara itu dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta mengutarakan pertanyaan, terkait bagaimana pemilihan kata yang dalam sebuah berita, bagaimana membuat judul berita yang menarik,dan bagaimana menyikapi unggah berita yang kejadiannya sudah berlalu. Menanggapi hal itu, Aris Himawan menyampaikan “ sering - sering lah membaca berita dari media massa cetak agar kita memiliki banyak referensi pilihan kata”. “Buatlah judul yang informatif namun tidak bombatis sehingga menimbulkan pertayaaan bagi pembaca” berita bisa diunggah kapan saja namun tetap memperhatikan pencantuman waktu “. Di penghujung acara, Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Jarot Sarwosambodo, S.E menyampaikan “ dalam pembuatan berita cobalah untuk membaca secara berulang berita yang sudah dibuat dan saat membaca posisikan sebagai pembaca bukan sebagai pembuat berita” ujarnya.  


Selengkapnya
98

Program Talk to Me , Tidak Hanya Sekedar Ruang Diskusi, Tapi Ruang Evaluasi dan Refleksi Pengembangan SDM

PURWOREJO – Kegiatan webinar  "Talk to Me" yang diselenggarakan pada Rabu (26/11) oleh KPU Jawa Tengan  mengangkat tema “Strategi Peningkatan SDM Pasca Pemilu dan Pilkada”. Forum ini diselenggarakan untuk melakukan evaluasi dan refleksi mendalam terhadap kondisi dan kebutuhan pengembangan SDM setelah berakhirnya proses kontestasi politik. Diharapkan, diskusi ini tidak hanya menjadi ruang bertukar pikiran, tetapi juga dapat menghasilkan rekomendasi nyata dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan integritas SDM KPU di seluruh tingkatan, demi menghadapi dinamika pemerintahan pada periode pasca Pemilu di masa mendatang. Pada pelaksanaan acara tersebut, menghadirkan Anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan, Persada Harahap. Persada Harahap memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif KPU Provinsi Jawa Tengah yang menyelenggarakan program diskusi bertajuk “Talk to Me”. Program ini dinilai strategis dalam upaya penguatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan KPU, terutama pada periode non-tahapan Pemilu dan Pilkada. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan semacam "Talk to Me" sebagai wadah konsolidasi internal. “Kami apresiasi program KPU Jawa Tengah yang mampu melibatkan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota lain untuk bergabung. Karena model acara seperti ini, sangat bagus untuk membangun dan mengkonsolidasi satuan kerja yang masih dalam satu rumah, yakni KPU. Ini penting, agar api semangat kita tetap menyala,” ujar Parsadaan. Menurutnya, forum diskusi ini adalah upaya nyata untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan saat tidak ada tahapan Pemilu, sekaligus sebagai bagian dari penguatan institusi agar KPU selalu on the track. Ia juga menghimbau jajaran KPU untuk memanfaatkan masa non-tahapan ini untuk pengembangan SDM dengan selalu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Pada kesempatan yang sama,  Fernandes Maurisya, salah satu Tim Ahli KPU RI yang turut hadir dalam acara Talk To Me, menyampaikan bahwa pembahasan mengenai SDM KPU harus dilihat dari perspektif yang lebih luas. “Bicara SDM bukan sekadar individu, tapi jauh lebih luas. Karena di sana ada citra lembaga, ASN dan reformasi birokrasi, pembagian divisi, rencana kerja, monitoring, supervisi, kode etik, dan kebijakan umum,” jelas Fernandes. Ia juga mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan kualitas SDM terkadang fluktuatif, seperti rendahnya motivasi kerja, struktur prosedur kerja yang belum optimal, dan kurangnya sarana prasarana. Lebih lanjut, Fernandes menggarisbawahi perlunya inventarisasi masalah untuk peningkatan SDM, termasuk isu krusial seperti rekrutmen badan adhoc, pemahaman isu kepemiluan yang rendah, honorarium, dan inkonsistensi regulasi.  


Selengkapnya
86

MAN TO MAN MARKING STRATEGI EFISIENSI DISTRIBUSI LOGISTIK TEMA NGOPI ASLI ARSIP DAN LOGISTIK

“Ngopi Asli“ atau Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik Kembali digelar KPU Provinsi Jawa Tengah dengan tema Man To Man Marking: Strategi Efisiensi Distribusi Logistik pada Selasa 18 November 2025 secara daring yang diikuti oleh Jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU kabupaten Purworejo. Narasumber yang dihadirkan pada kesempatan kali ini adalah Ketua KPU Kota Magelang Misbachul Munir, Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata, dan Ketua KPU Kota Tegal Karyudi Prayitno. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Handi Tri Ujiono membuka kegiatan dengan memberikan arahan mengenai pentingnya logistik mulai dari mitigasi perencanaan untuk memastikan ketersediaan logistik. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kendala pada saat hari pemungutan suara sampai kepada memastikan seluruh proses tercatat dengan baik dengan logistik yang akurat. Sementara itu Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah Basmar Perianto Amron  dalam sambutannya menyampaikan bahwa distribusi logistik di setiap kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah memiliki tantangan dan strategi masing-masing karena terdapat beberapa faktor kendala yang dialami. Penditribusian logistik bisa jadi berbeda sehingga perlu keberanian untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh serta resiko yang ditimbulkan. Ketua KPU Kota Magelang Misbachul Munir sebagai narasumber pertama menyampaikan materi tentang Strategi Efisiensi Distribusi Logistik pada Pemilihan Tahun 2024 yang dilakukan KPU Kota Magelang yaitu Pemilihan Gudang Logistik, Memangkas Jalur Distribusi, Koordinasi dengan Stakeholder, Menggunakan Penyedia Jasa Distribusi Logistik Profesional, sampai dengan Penerapan Silog sampai TPS. Ketua KPU Kota Tegal: Menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan pihak keamanan dan pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses distribusi logistik. Narasumber kedua oleh Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata memaparkan langkah-langkah dalam memastikan logistik diterima dengan baik, efektif dan efisien yaitu dengan melakukan perencanaan kebutuhan dan anggaran logistik dengan baik sampai dengan pendistribusian logistik dari KPU ke TPS dilakukan dengan akurat. Ketua KPU Kota Tegal Karyudi Prayitno sebagai narasumber ketiga menyampaikan prinsip dalam pendistribusian logistik yaitu bahwa logistik harus tepat jenis, distribusi logistik harus tepat jumlah, dan ditribusi logistik harus tepat waktu. Selain itu logistik juga harus aksesible bagi penyandang disabilitas. Di akhir kegiatan Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah Basmar Perianto Amron menambahkan bahwa dalam mendistribusikan logistik diperlukan kolaborasi antar pihak-pihak di setiap tingkatan serta dilakukan mitigasi resiko untuk meminimalkan dampak resiko.


Selengkapnya
102

Ketua KPU Purworejo Menjadi Pembicara Seminar Pendidikan Politik Perempuan Pimpinan Daerah Aisyiyah

Purworejo – Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Jarot Sarwosambodo, hadir sebagai pembicara dalam Seminar Pendidikan Politik Perempuan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Purworejo, pada Minggu, 16 November 2025, bertempat di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purworejo. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan kader Aisyiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo. Dalam pemaparannya, Jarot Sarwosambodo menyampaikan materi bertema “Membangun Kesadaran Politik Perempuan untuk Pemilu yang Lebih Inklusif”. Ia menjelaskan sejumlah poin penting, antara lain peran perempuan dalam demokrasi, konsep pemilu inklusif, fakta keterlibatan perempuan dalam politik, serta tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam proses politik dan kepemiluan. Jarot juga menekankan pentingnya penguatan literasi politik perempuan, karena meningkatnya pemahaman politik akan berdampak pada tingginya partisipasi pemilih dan semakin rasionalnya pengambilan keputusan dalam memilih. Menurutnya, kegiatan pendidikan politik seperti yang dilakukan Aisyiyah merupakan langkah strategis dalam membangun kualitas demokrasi di tingkat lokal. Mengakhiri paparannya, Jarot mengajak seluruh elemen perempuan untuk terus berkolaborasi dalam menumbuhkan kesadaran politik. “Perempuan berdaya berarti pemilu bisa lebih berkualitas, demokrasi lebih kuat, dan menjadi pondasi menuju pemilu yang lebih inklusif,” ujarnya.


Selengkapnya
101

KPU Purworejo Hadiri dan Buka Pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 4 Purworejo

Purworejo - Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Jarot Sarwosambodo, hadir sebagai tamu undangan kehormatan, sekaligus membuka secara resmi acara dan memberikan sambutan pada acara Pemilihan Ketua OSIS di SMP Negeri 4, Jumat (14/11/2025). Dalam sambutannya, Jarot Sarwosambodo menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda sejak dini. Ia menjelaskan bahwa prinsip-prinsip Pemilu yang demokratis sangat relevan untuk diterapkan dalam proses pemilihan pemimpin di tingkat sekolah. “Demokrasi itu luas, tidak hanya dimaknai sebagai pemilu dan pilkada saja. Demokrasi juga lekat dengan kehidupan di sekolah. Pemilihan ketua OSIS merupakan proses menentukan pemimpin yang sama dengan proses pemilu atau pilkada, yang mana harus memilih berdasarkan kualitas serta visi misinya,” ujar Jarot. Di kesempatan yang sama,  Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Purworejo, Sutarto, menyoroti inovasi yang diterapkan sekolah dalam menyelenggarakan Pemilihan Ketua OSIS tahun ini. “Pemilihan ketua OSIS tahun ini menggunakan sistem digital. Inovasi ini kami harapkan dapat menambah wawasan teknologi bagi para siswa, membuat proses pemilihan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien, sekaligus menekan biaya penyelenggaraan,” tambah Sutarto.


Selengkapnya
98

KPU Purworejo Libatkan Unsur Masyarakat Untuk Berikan Masukan Atas Standar Pelayanan Data Pemilih

PURWOREJO,  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada hari Selasa, 11 November 2025, di aula kantor KPU setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan umpan balik langsung dari masyarakat guna menyempurnakan kualitas pelayanan KPU, khususnya dalam proses pemutakhiran data pemilih. Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Jarot Sarwosambodo, saat membuka acara, menegaskan bahwa penyelenggaraan FKP ini adalah wujud nyata peran penting KPU dalam menyediakan pelayanan publik yang baik. Menurut Jarot, proses pemutakhiran data pemilih membutuhkan interaksi dan pelibatan masyarakat luas agar hasilnya akurat dan komprehensif. "KPU mengundang enam unsur masyarakat dalam kegiatan ini untuk diminta feedback-nya. KPU membutuhkan banyak masukan terhadap yang kami kerjakan," ujar Jarot. Enam unsur masyarakat hadir memenuhi undangan KPU untuk memberikan masukan kritis terhadap draf standar pelayanan yang diajukan. Antara lain  dari unsur stakeholder meliputi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kabupaten Purworejo, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Purworejo, Kementerian Agama Purworejo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo, Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Purworejo,  Bawaslu Kabupaten Purworejo,  Unsur akademisi yakni dari  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rajawali Purworejo, Unsur pengguna layanan yakni Persatuan Perangkat Daerah Indonesia Kabupaten Purworejo, unsur media massa yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo, dan unsur organisasi masyakarat yakni dari Induk Disabilitas Purworejo Acara FKP diawali dengan pemaparan materi mengenai draf Standar Pelayanan PDPB oleh Ketua KPU Kabupaten Purworejo. Setelah pemaparan, sesi diskusi interaktif dibuka untuk menerima masukan, saran, dan tanggapan dari para peserta mengenai standar pelayanan yang telah disusun. Di akhir forum, para peserta secara kolektif menandatangani Berita Acara hasil Forum Konsultasi Publik. Penandatanganan ini menjadi simbol persetujuan dan komitmen bersama atas seluruh hasil diskusi dan masukan yang telah disepakati. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa Standar Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang akan diterapkan bersifat akuntabel dan mendapat dukungan publik.   Forum Konsultasi Publik ini menandai upaya KPU Kabupaten Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas data pemilih melalui transparansi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.


Selengkapnya