KPU Purworejo Lakukan Koordinasi Sosialisasi PDPB ke Empat Kecamatan
Purworejo – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purworejo melakukan koordinasi terkait permohonan fasilitasi kegiatan sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) ke sejumlah wilayah kecamatan pada Selasa (10/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan di tingkat lokal mengenai pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Anggota KPU Kabupaten Purworejo Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Suwardiyo, bersama staf Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi. Koordinasi dilaksanakan ke empat kantor kecamatan, yaitu Kecamatan Banyuurip, Ngombol, Purwodadi, dan Bagelen.
Dalam koordinasi tersebut, KPU Purworejo menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan sosialisasi PDPB sekaligus memohon dukungan dari pihak kecamatan untuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan setempat.
Suwardiyo menjelaskan bahwa sosialisasi PDPB menjadi langkah untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya pelaporan perubahan data pemilih, seperti pemilih baru, pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili, atau perubahan status lainnya.
“Kegiatan koordinasi ini dilakukan dalam rangka memastikan kegiatan PDPB dapat terlaksana dengan baik dan informasi mengenai PDPB dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, dengan demikian semua elemen dapat turut serta menjaga data pemilih tetap akurat dan termutakhirkan,” ujar Suwardiyo.
Pihak kecamatan menyambut baik kunjungan dan koordinasi yang dilakukan KPU Kabupaten Purworejo. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan sosialisasi sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas data pemilih yang akurat dan mutakhir.
Dengan adanya sinergi antara KPU dan pemerintah kecamatan, diharapkan pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Wilayah Kabupaten Purworejo semakin optimal serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keakuratan data pemilih.